Prosedur Keselamatan Kerja Listrik

alat pelindung diri pekerja listrik
Source : Google Image

Keselamatan kerja listrik adalah keselamatan kerja yang berhubungan dengan alat, bahan, proses, tempat (lingkungan) dan cara-cara melakukan pekerjaan. Tujuan dari keselamatan kerja listrik adalah untuk melindungi tenaga kerja atau orang dalam melaksanakan tugas-tugas atau adanya tegangan listrik disekitarnya, baik dalam bentuk instalasi maupun jaringan.

Pada dasarnya keselamatan kerja listrik adalah tugas dan kewajiban dari, oleh dan untuk setiap orang yang menyediakan, melayani dan menggunakan daya listrik. Undang undang no. 1 tahun 1970 adalah undang undang keselamatan kerja, yang di dalamnya telah diatur pasal-pasal tentang keselamatan kerja untuk pekerja-pekerja listrik.

Penyebab paling utama kematian atau kecelakaan serius yang berhubungan dengan pekerjaan listrik yaitu seperti berikut :

  • Menggunakan sebagian peralatan tanpa maintenance yang baik
  • Kerja terlalu dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi
  • Penggalian kabel bawah tanah bertegangan
  • Praktek yang tidak aman saat menggunakan supply utama
  • Menggunakan sebagian perlengkapan yang tidak standar

Tipe Kecelakaan Listrik

Akibat yang diderita saat seorang terkena kontak listrik yakni :

  • Electric shock
  • Electrical burns
  • Loss of muscle control

Electric Shock

Tegangan listrik dengan 50 Volt dalam suatu kesempatan, memblok sinyal ke otak dan otot yang dapat mengakibatkan :

  • Jantung berhenti
  • Sulit bernafas
  • Kejang otot

Kejang otot bisa mengakibatkan cedera fisik, dan kontraksi pada otot Anda.

Static Electricity

Tersengat listrik static bisa terjadi sebagai contoh saat anda akan masuk kedalam mobil, dan tegangannya dapat mencapai 10. 000 volts. Namun demikian arusnya hanya mengalir dalam hitungan detik hingga tidak terlalu menimbulkan gangguan pada orang yang terkontak.

Di tempat kerja dimana ada potensi kebakaran dan ledakan, maka aksi pencegahan mesti dilakukan sehingga electric static ini tidak jadi pemicu.

Prosedur keselamatan saat bekerja dengan peralatan listrik :

  • Cek peralatan Anda apakah sesuai dan memenuhi standar
  • Gunakan equipment bertegangan rendah sedapat mungkin
  • Jika memakai 230 volt, pakai perlengkapan ELCB
  • Cek perlengkapan Anda apakah masih valid sticker Portable Appliance Test (PAT) -nya.
  • Cek power point, three pin plug dalam kondisi bagus
  • Cek kabel-kabel dilantai jangan sampai mengakibatkan tripping hazard.

Prosedur keselamatan saat bekerja dengan Electrical Equipment, Mesin-mesin dan Instalasinya :

  • Rencana yang matang : pemilihan sebagian perlengkapan yang pas sebelum mulai kerja
  • Dikerjakan oleh orang yang kompeten
  • Gunakan equipment yang standard dan sesuai
SHARE

LEAVE A REPLY