Prosedur Pemasangan serta Pembongkaran Scaffolding

Prosedur Pemasangan serta Pembongkaran ScaffoldingSemua skema perancah (Scaffolding) harus dicheck oleh HSE inspektur sebelum dipakai di tempat kerja untuk pastikan kepatuhan dengan kriteria keselamatan. Dia harus melakukan pemeriksaan mingguan pada tempat semua perancah, serta dia harus juga menulis hasil pemeriksaan, menempatkan merek (skema penandaan) tiap perancah untuk mengenali perancah yang aman serta tidak aman.

HSE (Scaffolding) Inspektur harus memberikan laporan pada Yard Supervisor/Manajer serta HSE Coordinator tentang perancah aman.

Di bawah ini ialah kriteria umum yang perlu ditangani saat lakukan perencanaan serta pemasangan perancah scaffolding untuk digunakan oleh pekerja:

  • Ketinggian skema perancah harus tidak kurang dari 3 “lift” di atas geladak kapal
    (saat membangun perancah di Kapal Client),
  • Perancah dibutuhkan setiap saat kerja di atas dimana tidak bisa dilaksanakan dengan aman jika memakai tangga ;
  • Perancah serta komponen-komponennya akan, tanpa roboh, bisa bawa minimal 4 kali maximum yang dibolehkan beban kerja. Jangan Overload ;
  • Pemakaian perancah yang tidak vertikal dilarang,
  • Material dari perancah yang dipakai harus pada keadaan baik serta dicheck secara teratur ;
  • Ini tidak dibolehkan untuk menghilangkan sisi dari perancah tanpa ada kesepakatan terlebih dulu,
  • Basis scaffold tidak bertumpu atau menggantung di pagar yang bisa dengan gampang dipindah ;
  • Tangga serta piranti lain untuk memperoleh ketinggian jangan dipakai di atas perancah Basis ;
  • Perancah yang perlu dibuat di atas permukaan yang datar dimana dapat memberikan dukungan berat maximum dimaksudkan ;
  • Untuk perancah yang akan dibangun di kisi-kisi, standard harus berlapis untuk mendistribusikan berat ;
  • Perlindungan pada cuaca, seperti lembaran/kelambu, tidak terikat dengan ketinggian perancah terkecuali ditanggung dengan susunan berdiri sendiri yang dapat meredam pekerja oleh angin.

Perawatan dalam pemasangan perancah/ basis yang perlu penuhi persyaratan seperti berikut:

  • Scaffold tidak harus menghambat jalan keluar, atau passage way yang menghalangi proses eksodus waktu situasi genting ;
  • Dimana obstruksi perlengkapan genting atau melarikan diri rute tidak bisa dihindari, penataan keamanan pilihan harus dilaksanakan sebelum basis dibuat ;
  • Wilayah kerja harus lumayan lebar (minimal 650 mm lebar) untuk memberi jalan yang pasti ;
  • Satu langkah yang aman untuk akses serta jalan keluar (umumnya dengan tangga) harus disiapkan ;
  • Semua tangga akses harus sesuai dengan serta diikat dengan kuat ke susunan perancah ;
  • Sebab alasan yang diambil untuk loading serta dekat sama bahaya seperti mengalihkan mesin, perlengkapan listrik, dan lain-lain. ;
  • Bila sangat mungkin personel tidak harus kerja atau berjalan di bawah perancah ;
  • Dimana ada bahaya personel pada beberapa benda yang terjatuh, karena itu penutup pelindung harus dibangun di antara papan kaki serta pertengahan rel ;
  • Good housekeeping wilayah perancah serta platform harus dijaga untuk mencegah tergelincir, terjegal serta jatuh. Semua tumpahan serta puing-puing harus dibersihkan segera.

Pemasangan serta Pembongkaran Perancah (Scaffolding) :

  • Membangun serta perombakan scaffolding yang betul harus dilaksanakan cukup dengan disepakati scaffolders yang mempunyai sertifikat yang resmi, serta personel tidak penuhi ketentuan tidak bisa membangun atau lakukan pembongkaran scaffolding.
    Semua perancah harus diperlengkapi dengan pegangan tangan untuk pastikan keamanan saat ada pada ketinggian untuk menahan personel jatuh.

TANDA DAN RAMBU-RAMBU

Berikut pertanda serta pernyataan yang dipakai untuk perancah/ scaffolding:

  • Sinyal peringatan

Saat perancah sedang dipakai, sinyal peringatan dengan teks “PERHATIAN – KERJA OVERHEAD” serta “Perancah AMAN UNTUK DIGUNAKAN” harus terpasang dimana pekerjaan dilakukan serta atau beberapa orang yang melalui di bawah perancah. Barricade merah putih dapat dipakai untuk tutup access buat orang yang tidak memiliki kepentingan.

Dimana perancah tidak komplet, sinyal peringatan dengan teks “PERANCAH TIDAK LENGKAP – JANGAN DIGUNAKAN “terpasang untuk memblok access.

  • Skema peninjauan

Tiap perancah harus dicheck selekasnya sesudah dibangun serta sekali tiap 7 hari atau sesudah
ada perkembangan, modifikasi atau sesudah terkena situasi cuaca jelek.

Demikian mekanisme pemasangan serta perombakan Scaffolding yang disatukan oleh Media K3 dari beberapa sumber.