Tips Perlindungan Para Pekerja dari Bahaya Tersengat Listrik

pelindung pekerja dari sengatan listrik
Source : Google Image

Bila Anda seorang atasan, berdasarkan Undang-Undang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Anda memiliki tanggung jawab untuk melindungi para pekerja Anda dari bahaya.

Sengatan listrik dapat mengakibatkan cedera atau bahkan kematian seketika, sehingga merupakan tanggung jawab Anda untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminimalisir resiko agar kecelakaan itu tidak terjadi di lingkungan kerja.

Lembaga Kesehatan dan Keselamatan memperkirakan setiap tahun sekitar 20 orang tewas ditempat kerja akibat sengatan listrik atau luka bakar karena listrik.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal ini terjadi ditempat kerja Anda? Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda.

1Pelatihan

Alasan umum terjadinya sengatan listrik adalah ketika seorang pekerja yang tidak berpengalaman atau kurang terlatih mencoba melakukan pekerjaan yang belum sanggup untuk mereka lakukan. Bahkan bila pekerjaan itu terlihat cukup sederhana, sangat penting untuk memastikan kalau hanya pekerja yang kompeten dan memiliki kemampuan memadailah yang melakukan pekerjaan perawatan dan perbaikan peralatan listrik.

2Alas Pengaman (safety matting)

Pekerja yang bekerja di depan panel listrik (switchboard) terbuka, atau pada peralatan bertegangan tinggi memerlukan perlindungan khusus. Alas pengaman listrik akan memberikan tambahan tingkat keamanan, karena alas pengaman listrik biasanya terbuat dari bahan isolator, misalnya karet. Dengan demikian pekerja Anda akan terisolasi dari tanah dan resiko sengatan listrik berkurang.

3Pengujian dan pemeliharaan rutin

Kabel cacat, peralatan rusak, dan colokan yang tidak terpasang dengan benar bisa meningkatkan resiko sengatan listrik. Karenanya, penting untuk melakukan penilaian resiko secara teratur, memperingatkan pekerja untuk selalu siaga, dan melaporkan potensi bahaya listrik sesegera mungkin. Ingatlah, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

4Pertolongan pertama

Ketika terjadi sengatan listrik, sangat penting bagi pekerja untuk tahu bagaimana bertindak. Diantaranya adalah untuk selalu memerhatikan instink. Mendekati korban yang terkena sengatan listrik dapat membahayakan, sehingga langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memutus/mematikan sumber listrik. Ketika akan mendekati korban, waspadalah dan isolasi tubuh dari tanah menggunakan alas karet. Bila aman untuk dilakukan, jauhkan sumber sengatan dengan memakai tongkat kayu atau benda lain dengan konduktivitas rendah. Segera cari bantuan dan telpon nomor darurat.

5Sediakan Alat Pelindung Diri

Sediakan alat pelindung diri yang tepat dan sesuai standard pada para pekerja. Misalnya, sarung tangan, apron, peralatan berisolasi, dan alas pengaman. Bila pekerja menggunakan peralatan yang benar, mereka akan merasa lebih percaya diri ketika bekerja.

Cukup sulit untuk memprediksi dampak dari sengatan listrik, karena hal itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tegangan listrik, lama kontak dengan sumber listrik, dan bagaimana jalur listrik melewati tubuh.

Listrik termasuk berisiko tinggi karena dapat mengganggu sistem saraf pusat (sistem otak dan sumsum tulang belakang), sistem pernapasan, dan sistem kardiovaskular. Ini berarti sengatan listrik dapat mengganggu pernapasan atau detak jantung dan mengakibatkan cedera fatal, dan dampaknya akan lebih parah bila listrik melewati kepala atau dada.

Bekerja dengan listrik adalah suatu kebutuhan, bahkan masyarakat modern kita sangat bergantung pada listrik. Namun resiko penggunaannya pasti tidak dapat diabaikan.