Tips Keselamatan Kerja Menggunakan Forklift

standar pengoperasian forklift
Source : Google Image

1Aktivitas Pengangkatan dengan Menggunakan Forklift Harus dilakukan Oleh Personil yang Kompeten (Certificate).

Artinya bila seseorang yang tidak memiliki SIO (Surat Ijin Operator) walapun Pekerja itu memiliki ketrampilan dalam menggunakan Forklift tetap saja Pekerja telah melanggar ketentuan yang berlaku yaitu pengguna Forklift diwajibkan memiliki SIO, karena untuk memperoleh SIO itu bekerja harus mengerti dasar – dasar Keselamatan Kerja pada Forklift.

2Batas Beban Maksimal Tidak Boleh Dilampaui

Batas Beban Maksimal suatu Faktor yang bisa memeperngaruhi terjadinnya Kecelakaan Kerja, karena kelebihan kapasitas berat beban maskimal akan berakibat fatal pada pengendara itu sendiri dan untuk asset Perusahaan juga seperti Foklift yang rusak atau Hasil produksi yang diangkut itu Jatuh akan memperngaruhi Kinerja untuk Perusahaan, maka dengan mengikuti pelatihan Forklift para pengguna akan tahu kapasitas yang disaran kan untuk tidak melebihi Berat beban yang ditetapkan.

3Posisi Barang yang Diangkut Harus Stabil

Pengangkutan menggukan forklift tidak boleh menghalangi pandangan pengendara sendiri Karena bila pandangan sulit pengendara tidak aklan menegtahui apa yang ada didepan yang dilalui Foklift ini salah satu faktor penyebab terjadinnya kecelakaan kerja seringkali terjadi karena kecerobohan dalam menggukana forklift.

4Pengangkutan Drum Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Harus Ekstra Hati-hati

Pengangkutan Bahan Berbahaya harus Ekstra Hati – hati membawanya pun harus pelan-tidak boleh terlalu banyak mengangkut, serta tidak boleh melampaui batas beban yang ditentukan akan berakibat fatal bila bahan berbahaya itu tumpah atau terjatuh pada saat pengakutan ataupun penurunannya.

5Forklift Dapat Berbahaya Terkait dengan Beban yang Melebihi Kapasitas.

Beban berlebihan yaitu salah satu faktor terjadinya Kecelakaan Kerja pada Forklift maka pengoperasiannya harus dengan benar sesuai kapasitas Forklift tersebut karena Forklift yaitu alat angkut Khusus yang digunakan untuk Pekerja yang sudah pernah mengikuti Pelatihan Operasional Forklift.

6Siapapun yang Menggunakan Forklift Harus Mendapatkan Pelatihan.

Pelatihan atau Training sangat penting bagi setiap Pekerja yang menggunakan Forklift karena didalam pelatihan akan ada instruksi untuk mematuhi peraturan – peraturan penggunaan forklift tentang dasar – dasar keselamatan kerja.

7Pelatihan Harus Mencakup Ketentuan Umum Operasi Forklift.

Dalam Pelatihan yang juga dikerjakan di PJK3 LenteraSafety ini sudah jelas akan mencangkup semua elemen – elemen Peraturan Umum Operasional Forkilft, seperti dalam Batas Beban, Posisi Angkat yang benar, dan Ketentuan dalam mengeatur Inspeksi rutin. Pelatihan ini yaitu faktor utama untuk Operator forklift untuk menjadikan panduan dalam menggunakan dan memperhatikan Keselamatan Kerja pada forklift.

8Lakukan Inspeksi Rutin

Perawatan penting sekali untuk menunjang performa forklift agar tetap bisa dioperasikan dengan maksimal kerjakanlah secara berkala dan terjadwal agar selalu terkontrol bila terjadi kerusakan secara mendadak, ini juga termasuk pencegahan untuk menghindari terjadinnya kecelakaan Kerja dalam pengoperasian Forklift.

9Inspeksi Tahunan Oleh Inspector Forklift Harus juga Dilakukan.

Inspeksi dan Inspektor juga harus ada untuk menunjang masa berlaku mesin dan masa berlaku service Forklift karena masa berlaku ini diatur dalam ketentuan undang – undang forklift, Inspektor bertugas untuk mengecek secara keseluruhan dari performa sebagai pihak ketiga yang akan menilai lamanya waktu pengoperasian forklift.

10Personil yang Bertanggungjawab terhadap Forklift Harus Memperoleh Tambahan Pelatihan.

Operator forklift Pekerja yang paling utama yang sangat mengerti mengenai penggunakan dan kerusakan yang terjadi jika terjadinya kerusakan pada forklift setidaknya bila Operator forklift mengerti pemeliharaan dan perbaikan akan meminimalisir untuk kerusakan pada forklift.

SHARE

LEAVE A REPLY