Tips Menghindari Resiko Heat Stress Bagi Para Pekerja Lapangan

Tips Menghindari Resiko Heat Stress Bagi Para Pekerja LapanganBuat pekerja luar area pasti biasa dengan suhu udara yang panas. Meski demikian, tetap pekerja jenis ini harus tahu potensi bahaya dampak heat stress yang nampak dari cuaca panas itu. Hingga dampak buruk itu bisa dihindari agar tidak sampai berlangsung.

Apa Dampak Kerja di Luar Ruangan Bersuhu Panas?

Buat sebagian besar pekerja luar area, seperti pekerja konstruksi, kemungkinan sudah mengetahui tentang dampak dari paparan langsung dari sinar matahari. Sinar UV yang dalam jangka pendek dapat mengakibatkan kulit terbakar, serta bisa meningkatkan dampak terkena kanker kulit.

Tetapi, tidak hanya itu saja sebetulnya dampak heat stress yang ditemui pekerja yang terkena suhu panas. Serta itu dapat menerpa semua pekerja, baik yang kerja di ruangan ataupun di luar ruangan. di bawah ini dampak yang bisa muncul.

  1. Kecapekan lantaran kepanasan. Ini karena disebabkan minimnya konsumsi cairan, yang bisa mengakibatkan mual serta tubuh jadi lemah. Bila tidak lekas diatasi, pekerja juga bisa jadi tidak sadarkan diri atau serta mengalami kondisi yang mempunyai potensi mengancam jiwa. Karena saat itu kebanyakan badan kehilangan kekuatan untuk mengendalikan diri.
  2. Mengalami lesu serta kehilangan konsentrasi. Ya, ini karena yang dapat muncul bila pekerja terus-menerus terkena suhu panas. Saat pekerja kehilangan konsentrasi, saat itu peluang berlangsungnya kecelakaan kerja tambah tinggi. Terlebih untuk driver atau pengemudi yang perlu konsentrasi tinggi waktu menyeir. Turunnya konsentrasi dapat menyebabkan fatal pada berlangsungnya kecelakaan.
  3. Depresi serta kekhawatiran. Ini bisa juga muncul untuk pekerja yang terserang panas. Pekerja akan mudah untuk mengalami depresi. Karena lainnya dapat membuat pengambilan ketentuan mmenjadi buruk. Oleh karenanya penting untuk mengambil pendekatan yang menyeluruh untuk kesehatan serta kesejahteraan di lingkungan kerja panas.

Yang Perlu Dikerjakan Perusahaan

Perusahaan perlu mengambil beberapa langkah yang bisa meminimalisir dampak bahaya heat stressbagi karyawan yang kerja di suhu panas. Hal di bawah ini yang perlu diperhitungkan:

  1. Sediakan waktu istirahat dengan teratur. Saat waktu istirahat ini, pekerja harus berada dalam tempat yang dingin, tidak terserang sinar matahari langsung serta jauh dari sumber panas yang lain, seperti mesin. Makin panas keadaan tempat kerja serta makin berat pekerjaan yang dikerjakan, karena itu waktu istirahat yang dipelrukan makin lama serta butuh lebih sering.
  2. Karyawan harus disediakan air minum yang cukup. Dengan demikian bisa membantu untuk menjaga suhu badan pekerja lebih dingin.
  3. Jika diperlukan, alat pelindung diri (APD) yang sesuai harus disiapkan. Contohnya, baju yang longgar longgar, kacamata luar area, atau alat pelindung yang lain.
  4. Perusahaan perlu memperhitungkan apa pekerjaan dapat dikerjakan pada saat yang berbeda. Contohnya bila awalnya pekerjaan tetap dikerjakan pada siang hari, perlu diperhitungkan apa bisa pekerjaan ini dapat dikerjakan saat malam hari. Dengan demikian, suhu udara juga tidak begitu panas.

Karena itu, awalnya perusahaan perlu lakukan penilaian resiko dalam tempat kerja. Penilaian dampak yang baik akan memperhitungkan beberapa faktor seperti suhu. Dengan demikian dapat membantu perusahaan membuat perlindungan karyawan.

Yang Perlu Dikerjakan Pekerja Lapangan

Sebagai karyawan, Anda perlu mengambil tanggung jawab untuk menjaga keselamatan serta kesehatan Anda dan orang-orang yang berada di sekitar Anda. Karena itu, ada beberapa langkah langkah yang bisa Anda kerjakan, misalnya:

  1. Banyak minum. Pekerja yang kerja di lingkungan yang panas harus minum 1/2 liter air /jam. Dengan demikian dapat mencegah agar tidaklah sampai kekurangan cairan. Selain itu, hindari untuk mengonsumsi minuman yang memiliki kandungan cafein, alkohol atau banyak gula sebab minuman itu bisa menyebabkan dehidrasi.
  2. Makan lebih sering. Pekerja perlu makan lebih sering. Pastikan menu makanan yang dikonsumsi bermenu sehat. Selain itu butuh camilan untuk camilan saat kerja.
  3. Pakai krim matahari. Saat ada di luar ruangan, seharusnya Anda pakai krim tabir surya. Dengan demikian krim ini dapat mencegah Anda terkena dari sinar UV yang beresiko.
  4. Hindari pergantian ekstrim suhu. Contohnya sesudah berada di luar ruang yang bersuhu panas, Anda selanjutnya langsung mandi air dingin. Ini harus dihindari karena sangatlah beresiko. Sebab bisa mengakibatkan hipotermia atau menyebabkan serangan jantung.
  5. Waktu mengalami kecapekan kerja, cepatlah untuk coba pindah ke tempat yang lebih dingin serta lakukan istirahat. Selanjutnya minuman dingin serta cari tenaga medis untuk mengecek keadaan Anda. Dengan demikian, bila ada keadaan yang beresiko dapat segera diatasi.
  6. Harus siaga bila kerja di lingkungan yang beresiko, seperti bersisihan dengan mesin, bahan kimia, atau kerja pada ketinggian.
  7. Lihat kondisi rekan kerja. Bila Anda lihat rekan Anda merasakan tidak kuat ada di suhu yang panas, segera mengambil tindakan untuk menolongnya. Beri tahukan lainnya agar dapat membantu memberi pertolongan jika mengalami heat stress.
SHARE